eko on August 4th, 2008

Pernyataan yang pernah dilontarkan Alvin Toffler akan terjadinya pergeseran dari masyarakat industri menjadi masyarakat informasi kini telah menjadi kenyataan. Sebuah komunitas baru di masyarakat yang begitu getol memburu informasi ( e-community ) telah hadir dengan ciri khas tersendiri. Dalam waktu 24 jam sehari, yang sepertinya masih kurang, komunitas ini memburu sekian juta informasi yang setiap saat siap untuk up date. Mereka memiliki kesempatan untuk saling berbagi begitu banyak informasi dijagat bumi ini melalui sebuah jejaring maya yang dikenal dengan Internet.

Fenomena ini begitu besar pengaruhnya hingga kemudian muncul sebuah paradigma baru bernama new economy. Dalam artian sederhana, ekonomi baru adalah sebuah istilah yang merefleksikan berbagai macam ktivitas dengan basis internet. Dengan term-term e ( elektronic )-things-nya, ekonomi baru memunculkan banyak istilah dimasyarakat seperti e-commerce, e-business,e-banking, dan lain sebagainya.

Don Tapscot, penulis the Digital Economy yang dijuluki wakil presiden amerika, AlGore, sebagai salah satu maha guru Cyber, mengatakan bahwa perubahan fenomena bisnis yang terjadi pada saaat sekarang membaa konsekuensi logis yang mengharuskan berbagai macam aktivitas mau tidak mau bergabung dalam bisnis internet.

Salah satu fenomena yang bisa membuktikan adalah banyaknya para pebisnis yang berlomba-lomba terjun di bisnis berbasis internet dan TI ( Teknologi informasi ) atau meminjam istilah Benoit Marchal-migrati to e-commerce.

Di Amerika,, kita bisa melihat banyak perusahaan old-company yang mulai melirik dunia web seperti sears ( Sears.com ),Procter & gamble ( reflect.com), BArnes & Noble ( BArnesandnoble.com ). Amazon ( amazon.com ), dan lain sebagainya. Bahkan, raja hiburan Time Warner yang berkiprah sejak tahun 1925 dengan total pendapatan sebesar US$ 23 miliar bersedia merger dengan American Online ( AOL ) yang baru berdiri pada 1985 dengan pendapatan pertahun yang hanya US$ 5,2 mliar.

Ditanah air, kita juga bisa menyaksikan perusahaan-perusahaan Old company yang melakukan hal serupa. selain itu, banyak pula bermunculan perusahaan-perusahaan baru ( start up ) yang mengelar bisnis berbasis internet.

Salah satu yang mendorong suburnya bisnis melalui internet adalah murahnya modal yang diperlukan untuk memiliki sebuah Domain. Saat ini anda bisa memiliki ‘toko’ di internet dengan sebuah domain dot com yang berharga tidak lebih dari seratus ribu rupiah plus hosting dibawah lima ribu rupiah. Bahkan, script untu memiliki sebuah toko online juga bisa didapytkan secara gratis seperti yang bisa di download dari Oscommerce.

Bandingkan jika anda mendirikan toko dipinggir jalan atau bahkan gerobak dorong sekalipun, tentu modal yang diperlukan lebih dari satu juta rupiah.

Menurut Sawidji Widoatmojo, paling tidak ada 10 bisnis yang akan menjadi mesin uang dimasa datang yaitu e-budget, bisnis suara, software, privasi, transmisi data, iklan rumah dan mobil, server, wireless e-mail, internet content, dan solusi.

Hebatnya, bisnis internet bisa dilakukan tanpa harus memiliki kantor ataupun pegawai. Ini artinya biaya yang harus dikeluarkan juga tidak sebesar bisnis konvesional lainnya. Cukup dengan komputer atau PDA yang connexcyt dengan internet, aktivitas bisnis sudah bisa dilakukan.

Sebagai ilustrasi berikut : Seorang penjual software membuat sebuah toko online dengan membeli domain plus hosting ( dengan biaya tidak lebih dari Rp 200.000 ). Saat ada pengunjung yang tertarik membeli, sipembeli akan mengisi form pemesanan dan melakukan transfer kerekening bank atau internet account ( Paypall, e-gold, dll ) milik sipenjual. dengan sistem mobile banking, sipenjual akan mendapatkan informasi melaluiĀ  SMS bahwa ada kiriman uang untuknya. Setelah dicek kebenarannya melalui internet banking, sipenjual tinggal mengaktifkan status order sipembeli. Saat itu juga, sipembeli bisa mendownload software yang dia pesan. Selesai sudah sederhana bukan??

Contih diatas mungkin terlalu sederhana untuk dijadikan pemisalan tapi kenyataannya,, sudah ada ribuan orang yang berhasil melakukannya. Bayangkan berapa penghematan yang dilakuakn oleh Amazon mereka tidak memiliki toko fisik namun telah menjadi toko online terbesar di dunia.

Cobalah untuk browsing internet anda akan banyak menemukan industri e-book dimana banyak orang dengan modal yang minim menjual produk informasi e- ( electronic )-book, bahkan nyaris nol modal karena informasi yang dijual bukan dalam bentuk print edition melainkan dalam format pdf atau exe.

Banyak orang mengatakan ” uang ada dimana-mana”, tapi memang benar tidak mudah bagi kita untuk bisa melihat apalagi mendaptkannya. Namun bagi seseorang yang sudah memiliki kejelian melihat peluang, ia tidak perlu lagi meminta bantuan ‘ orang pintar ‘ ( dukun ) untuk melihat apa yang tidak terlihat tersebut. Walaupun pada kenyataannya pada ‘ orang pintar ‘ tersebut kehidupannya tidaklah lebih baik dari kita.

One Response to “Hidden Money di Dunia Internet”

  1. Hi there!
    My first post at this great blog!
    I wanna show u my dayly updated blog:Anal Hot Videos
    Have a nice day!
    BB!

    P.S. if you don’t want to see this message please write me to no.ads08@gmail.com with subject “NO ADS” and URL of your forum
    Thank you for cooperation!

Leave a Reply